Rabu, 27 Juni 2012

Surat Kejutan dari Ibu dan Ayah

Bandung, 28 Juni 2012.

Untuk anak Ibu dan anak Ayah
yang hebat, shalehah, dan pinter banget.
"Kakak Icha"

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hai sayang,

Selamat ulang tahun yang ke 19.
Hmm.. gak kerasa padahal kayaknya
baru kemarin bayi merah prematur 1,7 kg,
nangis terus, badannya gemeteran,
disusuin muntah terus, tidur di inkubator,
badannya sebesar 'botol', jari-jari kakinya
sebesar 'lidi', meski tetep lucu dan cantik..

Ah, sayang.. sekarang subhanallah..
Allah SWT demikian menyayangimu,
kakak jadi anak yang sehat, pinter, hebat,
berilmu tinggi, calon "insyinyur arsitek" wooow!!
Semoga Allah SWT semakin dan semakin
sayang pada kakak dan mengabulkan doa-doa dan cita-cita kakak.
Aamiin.

IBU LOVE LOVE KAKAK
AYAH LOVE LOVE KAKAK
GAGAN, LIA, AZIZ LOVE KAKAK

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
 

 #sedih banget bacanya -___-

Sembilan Belas

Hari ini tepat tanggal 28 Juni 2012. Angka itu muncul. Ya, sembilan belas! Sembilan belas tahun silam aku menyeruak bekunya udara malam pada sebuah ruang persalinan bidan yang terletak 'agak' menyisi dari ramainya sebuah kota besar. Aku terlahir disaat sebenarnya seorang bayi belum sempurna untuk dilahirkan. Aku prematur 7 bulan. Tapi aku bersyukur atas ini, Tuhan masih memepercayaiku untuk mencoba menjadi calon penghuni dunia. Kini, saat kutulis ini, sembilan belas tahun aku dipercayai oleh-Nya untuk menjadi salah satu dari berjuta-juta makhluk lain yang hidup di alam raya mlik-Nya. Aku sedih semestinya. Mengapa banyak waktu kuhabiskan di sembilan belas tahun ini hanya dengan kesia-siaan? Mengapa tak kuisi waktu belasan tahun ini untuk memberi manfaat bagi diriku dan orang lain? Ya, aku harus berbenah diri jika aku mengingat itu. Dan di hari yang sebenarnya ingin ku 'loncati' ini (karena takut dijahili pake telor+terigu kaya dua tahun lalu), aku berdoa pada Allah Tuhanku, "Ya Rabb, terima kasih atas kepercayaan-Mu menitipkan aku di dunia hingga sembilan belas tahunku ini, semoga aku bisa menjadi manusia yang lebih baik. Aaaaaaamiiin!". Itulah doa yang menjadi kekuatanku di hari ini, semoga kalian menjadi manusia yang disayangi oleh Allah karena ikut mendoakanku di hari bahagia sekaligus berat ini hehe. Selamat Ulang Tahun untuk diriku yang paling aku sayang, tak ada yang menyayanginya melebihi diriku sendiri. Suer deh!

H I D U P

Hidup berasal dari gabungan huruf konsonan dan huruf mati. H adalah huruf konsonan yang berarti Harapan, I adalah huruf mati yang berarti Impian, D adalah huruf konsonan yang berarti Dambaan, U adalah huruf mati yang berarti Usikan, dan P adalah huruf konsonan yang berarti Perjuangan. Hidup bisa dinilai dengan pemikiran apapun sesuai orang melihat dari sudut pandangnya. Lantas, mengapa banyak orang seringkali putus asa di dalam menjalani kehidupannya? Jawabannya hanya satu, dia tidak mempercayai Tuhan. Masalah dan rintangan seberat apapun dalam hidup ini, jika kita percaya ada zat yang Maha Pengatur dan Pengolah semua masalah kita, tentu kita tidak akan berpikir sempit untuk berputus asa dan mengakhiri hidup. Percayalah kawan, Tuhan itu tidak pernah tidur!